Senin, 19 Agustus 2013

Beberapa acara yang ada di desa tangkil kulon maupun yang dilakukan masyarakat tangkil kulon selama 2 bulan terakhir :
1.       Acara awal ramadhon di masjid2
2.       Acara buka bersama setiap hari jumat di masing-masing masjid
3.       Acara lebaran di masing-masing masjid
4.       Acara tirakatan di masijd2
5.       Ikut serta upacara 17an
6.       Acara lomba-lomba yang dilakukan oleh pemuda setempat
7.       Acara lombadi MTS setempat
8.       Acara syawalan
9.       Acara peringatan maulud nabi, HUT RI ke 68 serta haul sesepuh kedungwuni di area pasar Desa Podo

Ini adalah acara yang Alhamdulillah terlaksana oleh masyarakat desa tangkil kulon dan awalaupun tidak semuanya ter dokumentasi dengan baik dan benar hehehe…. Tapi tetap lancar dan aman acaranya




partisipasi warga nih.............................................


ACARA PENGAJIAN UMUM DALAM RANGKA MEMPERINGATI
MAULUD NABI MUHAMMAD SAW
HUT RI KE 68-KEC. KEDUNGWUNI
BESERTA HAUL SESEPUH KEDUNGWUNI


    Acara yang dilaksanakan di area pasar desa Podho telah menjadikan daerah itu penuh dengan kerumunan masyarakat yag antusias untuk mengikutinya. Dilasanakan pada minggu (18 Agustus) pukul 19.00 s/d selesai sekitar jam 2.00 dini hari.




 Acara dikaksanakan dari sholawatan oleh al muhyiddin pekalongan selaku putra kota terbaik pekalongan diteruskan dengan ceramah yang dilakukan oleh


1.      Habieb Ismali yang menjelaskan tentang bagaimana persatuan NKRI itu tak jauh berbeda dengan apa yang telah dilakukan Rosululloh tentang mempersatukan agama pada zamannya yang menghasilkan Piagam Madinah. Oleh karenanya Surithauladan nabi bukan hanyadalam kehidupan sehari-hari tapi dalam mansyarakat dan bernegara

2.      Sambutan oleh KH. Akrom Sokwan dari Jenggot Megono Pekalongan,,, Beliau asyik dengan ceramah kocaknya yang menjelaskan akan indahnya perbedaan yang kadang waktunya takbiran yang akhirnya galau karna gak tau ikut yang mana,, dan apa bedanya jantung manusia dengan jantung pisang dan ada juga mengeritik tentang mayit itu kalau di gotong kakinya didepan apa kepala yang di depan dan bagaimana dengan anak bayi yang di gendong menyamping

3.      Sambuta selaku mauidhoh khasanah yang disampaikan oleh Habieb Lutfi yang mempersatukan segala yang ada dalam dunia ini di akhiri dengan bernyanyi bareng dengan judul “padang rembulan”

Antusias warga dibayar lunas dengan makan bareng menggunakan lengser/ nampan bareng-bareng…………………..wah memang asyik yak ^_^
akhir acara yang khidmat dan dilakukan makan makan bareng nih,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, dan tak lupa foto guru kami juga

sholawatan al muhyiddin
foto guru kami

Administrasi Desa


A.    Pengarsipan, Surat Masuk dan Surat Keluar
Kegiatan Administrasi kerja Balai Desa masih menggunakan proses kegiatan manual, seperti inventarisasi Surat, baik surat yang masuk maupun surat yang keluar di buku kan dalam sebuah buku besar oleh seorang operator surat.
Pada dasarnya kegiatan administrasi secara manual seperti halnya demikian bukan merupakan sesuatu hal yang buruk selama proses tersebut dapat dipertanggungjawabkan dan buku tersebut tersedia saat pencarian data dilakukan. Proses administrasi surat yang masuk dan surat yang keluar saat ini hanya menggunakan 1 buah buku besar yang memiliki fungsi berbeda yaitu dipergunakan untuk pencatatan surat yang masuk, dan dipergunakan untuk pencatatan surat yang dikeluarkan oleh unit satuan kerja.
Sedangkan pengarsipan surat yang masuk dan surat yang keluar yang sebelumnya sudah dituliskan dalam Buku Besar Surat Masuk dan Surat Keluar disusun berdasarkan Tahun Anggaran dimana surat yang baru disimpan paling atas dalam setiap arsipnya.
Saat ini kegiatan pencarian data dilakukan dengan menyusuri setiap Arsip yang ada mulai dari buku pertama sampai surat yang dibutuhkan berhasil ditemukan.
B.     Monografi
Monografi Desa adalah himpunan data yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa dan Pemerintah yang tersusun secara sistematis, lengkap, akurat dan terpadu dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan  Monografi Desa bertujuan untuk :
1.      Memperoleh data &informasi mengenai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan masyarakat secara sistematis, lengkap, akurat dan terpadu
2.      Memudahkan pengolahan data dan informasi yang siap disampaikan kepadaPemerintah ditingkat atas desa dan Kelurahan
3.      Memfungsikan Desa dan Kelurahan dalam kedudukannya sebagai sumber datadan informasi dalam penetapan berbagai kebijaksanaan pemerintah.


Semangat Mengisi Kemerdekaan



Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68 tampak di berbagai penjuru, termasuk di Desa Tangkil Kulon.  Untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan kali ini , Tim II KKN UNDIP 2013 Desa Tangkil Kulon berpartisipasi dalam menyelenggarakan lomba-lomba yang dipusatkan di MTs Al Hikmah Desa Tangkil Kulon.


            Rangkaian kegiatan yang diadakan dimulai dengan upacara pada tanggal 17 Agustus 2013 yang  dilanjutkan acara kebersihan dimana seluruh warga sekolah membersihkan lingkungan sekolah. Haari kedua rangkaian acara,tanggal 18 Agustus 2013 diramaikan dengan lomba-lomba yang membangun semangat dan kekompakan siswa siswi sekoah. Lomba-lomba tersebut antara lain lomba paduan suara, lomba balap sarung, dan lompa jepit balon yang diikuti perwakilan dari masing-masing kelas .
            Sorak sorai peserta dan para pendukung pun meramaikan suasana lomba. Para peserta berlomba-lomba menjadi pemenang di acara ini, bukan semata-mata karena hadiah yang diberikan, tetapi sebagai wujud semangat dalam mengisi kemerdekaan.

            Rangkaian acara masih akan dilanjutkan pada tanggal 19 Agustus  2013 yang diisi lomba sepak bola antar kelas.

SELAMAT HARI ULANG TAHUN KEMERDEKAAN YANG KE-68 NKRI

          Pada tanggal 17 Agustus, sudah menjadi kewajiban bagi setiap instansi pemerintahan di Indonesia, mulai dari pemerintah Negara, daerah tingkat I (provinsi), daerah tingkat II (kotamadya/kabupaten), hingga wilayah kecamatan agar mengadakan upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Begitu pula yang terjadi di Kecamatan Kedungwuni, Kabpoaten Pekalongan ini. Upacara bendera diselenggarakan pada pukul 09.00 WIB sampai pada pukul 10.30 WIB. Sebelum upacara dimulai, diawali dengan gladi bersih upacara Hari Kemerdekaan pada pukul 08.00
            
            Upacara dihadiri oleh peserta upacara dqan para tamu undangan. Peserta upacara sendiri terdiri dari para PNS yang berdomisili di kecamatan Kedungwuni, kelopok perwakilan pelajar SMA Negri yang ada, kelompok perwakilan siswa SMP Negri, dan kelompok perwakilan siswa SD Negri di Kecamatan Kedungwuni, dan pastinya mahasiswa KKN Tim II Undip 2013. Paduan suara diganti dengan iringan music yang diiringi oleh Corps Marching Band Kecamatan Kedungwuni. Sedangkan para tamu undanganya terdiri dari perwakilan TNI dan para pejabat Kecamatan Kedungwuni termasuk para Kepala Lurah dan Kepala Desa yang ada di Kecamatan Kedungwuni
            
          Pemimpin upacara ini salah satu perwakilan dari TNI. Sedangkan inspektur upacara ini adalah Kepala Camat Kecamaatan Kedungwuni. Upacara dimulai dengan pelaporan dari pmimpin upacara kepada inspektur upacara bahwa peserta sudah siap dan dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih diiringi Lagu Indonesia Raya oleh music dari Marching Band. Pasukan pengibar benderanya berasal dari siswa SMA Negri yang ada di Kedungwuni yang telah diseleksi oleh panitia persiapan upacara HUT Kemerdekaan RI.
        
        Untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului, dilakukan mengheningkan cipta yang juga diiringi lagu mengheningkan cipta. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan Teks  Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan Teks Pancasila oleh petugas yang telah dipilih oleh panitia. Lalu pembacaan Teks Proklamasi oleh Inspektur Upacara.  Tidak lupa juga dilanjutkan dengan pidato oleh Ibu Sumarwati selaku Kepala Camat Kecamatan Kedungwuni dan menjadi Inspektur Upacara.  Setelah itu, pengiring upacara (Marching Band) memainkan beberapa lagu-lagu perjuangan nasional. Di penghujung upacara, para peserta memanjatkan doa yang dipimpin oleh petugas pembaca doa yang telah dipilih oleh panitia. Setelah itu, pemimpin upacara memubarkan barisan peserta upacara

        
          Bendera yang telah dikibarkan tersebut pada upacara di pagi harinya, diturunkan pada sore hari dalam upacara juga pukul 15.00 WIB. Setelah bendera diturunkan, peserta upacara diubarkan dari barisan dan upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI pun telah selesai. Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan yang ke-68 Indonesia Tanah Airku

poto bareng ibu camat kedungwuni

poto bareng bapak kades tangkil kulon

poto bareng tamu undangan upacara 17 an 
sedikit informasi aja ,, ari kami team KKN UNDIP II Ds. Tangil Kulon BAreng Ibu camat dll poto bareng lhooooo

hehehehe

SOSIALISASI PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH

Jumat, 2 Agustus 2013 Tim KKN II Universitas Diponegoro  Desa Tangkil Kulon mengaplikasikan Program Desa Sehat ini akan berlangsung secara bertahap tiap minggunya  dengan progress berbeda- beda, karena guna menuju desa sehat warga desa Tangki Kulon . Pada minggu ke 3 ini Tim KKN II desa Tangkil Kulon memberikan bubuk abate, tanaman Lavender dan ikan cupang kepada warga desa Tangkil Kulon khususnya Dukuh Kebon Agung. Setiap rumah yang diberikan  memberikan fungsi untuk mematikan jentik nyamuk srta memakan nyamuk yang ada dirumah khususnya jentik nyamuk.

Bubuk abate di taburkan untuk mencegah berkembangnya jentik nyamuk, ikan cupang di gunakan untuk memakan atau mempredator nyamuk di bak mandi serta tanaman lavender berfungsi untuk menjauahkan nyamuk dari rumah akibat bau tanaman yang dihasilan.

BERBAGI ILMU DAN PENGALAMAN DALAM PENGEMBANGAN DESA MELALUI BERBAGAI MACAM SOSIALISASI

Pada minggu ketiga ini, kami mengadakan program individu kami yang dijalankan dalam bentuk sosialisasi. Kami membagi dua sesi yang terdiri dari kelompok program sosialisasi. Yang pertama adalah sosialisasi dalam bentuk rapat PNPM yang dibuat dan dirangkai versi Tim II KKN Undip sesuai tema program individu masing-masing kami. Sedangkan sosialisasi yang kedua dilakukan setelah selesai pertemuan agroekosistem yang diadakan setiap minggunya. Dengan kata lain, kelompok program sesi kedua ini melanjutkan rapat agroekosistem dengan tema-tema yang menyerupai topic pembahasan pertemuan agroekosistem
            Kelompok program sosialisasi pada sesi rapat PNPM dilaksanakan setelah selesai berbuka puasa di Posko KKN kami. Acara berlangsung sampai pukul 11 malam. Peserta yang hadir jumahnya 18 orang yang merupakan warga desa dan sisanya 10 orang mahasiswa tim KKN Undip. Program sosialisasi pada sesi ini terdiri dari atas 4 program. Dimulai dari sosialisasi mengenai Pelatihan yang Efektif, lalu sosialisasi mengenai Teamwork dan Leadership, dilanjutkan sosialisasi tentang Problem Solving dan sistem keamanan, pada bagian akhir yaitu sosialisasi mengenai Rumah Sehat. Semua program sosialisasi yang diadakan pada rapat tersebut memiliki tujuan yang sama dengan rapat PNPM yang sebelumnya, yaitu untuk memberdayakan masyarakat dalam pengembangan Desa Tangkil Kulon untuk mencapai tahap madani. Sosialisasi pelatihan yang efektif menyarankan agar apabila para perangkat desa dapat mengadakan pelatihan yang dapat terbilang efektif mampu mengembangkan masyarakat. Sosialisasi teamwork dan leadership menyarankan agar antar individu warga desa dapat saling bekerja sama dalam mengembangkan desa dengan adanya pemimpi yang baik dan memiliki jiwa kepemimpinan baik dalam diri pemimpin warga desa maupun juga dalam diri masing-masing individu
            Setelah itu para peserta dibagikan snack dan minuman sebagai jeda yang lalu dilanjutkan dengan sosialisasi problem solving dan sistem keamanan. Pada bagian ini, peserta diberikan beberapa tips dan langkah-langkah penyelesaian masalah dan disarankan agar memilih satu prioritas masalah yang ada di desa untuk diselesaikan melalui bantuan diagram pareto (Pareto Chart). Sosialisasi ini dilanjutkan dengan diskusi kelompok untuk membuat diagram Pareto dalam penyelesaian masalah di desa Tangkil Kulon dan lalu dipresentasikan di depan para peserta lainya. Setelah itu dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai rumah sehat yang man berisi tentang ciri-ciri dan tips untuk membangun rumah tempat tinggal yang terbilang sehat
            Pada hari berikutnya, kami mengikuti pertemuan mingguan mengenai agroekosistem Desa Tangkil Kulon yang dimulai pada pukul 9 pagi dan dilanjutkan dengan sosialisasi kelompok program yang kedua. Pertemuan agroekosistem kali ini membahas tentang percobaan (praktikum sains) mengenai pengaruh bahan pewarna terhadap tanaman. Bahan oewarna dalam hal ini diasumsikan sebagai pengganti pestisida yang keduanya memiliki daya serap yang tinggi pada daun tanaman. Selain itu keduanya juga merupakan bahan kimia. Bahan percobaan terdiri dari bahan pewarna biasa yang dicampur dengan air ke dalam gelas, lalu sebagai obyek praktikum dipilihlah daun sawi ijo, daun kol, dan sedotan berwarna putih. Masing-masing obyek dimasukan ke dalam gelas yang terisi campuran air dan bahan pewarna yang telah disiapkan tadi, lalu didiamkan selama lebih dari setengah jam untuk melihat hasilnya


            Hasilnya adalah sebagai berikut:
1.      Daun sawi ijo: menyerap hanya sampai ke batang daun
2.      Daun kol: menyerap sampai ke ujung daun melalui stomata
3.      Sedotan putih: tidak menyerap sama sekali
Daun sawi ijo yang dipilih adalah daun yang kurang segar (agak layu) sehingga daya serapnya menjadi sangat rendah. Sedotan tidak dapat menyerap bahan pewarna yang mana bahan yang dapat menyerap hanya bahan yang memiliki jaringan hidup. Bahan pewarna ini selain sebagai pewarna dapat juga berfungsi sebagai pestisida bagi hama penghisap dan penggigit. Tetapi, dengan bahan pewarna tersebut menyebabkan tanaman layu, khususnya pada ujung daun yang tidak berfungsi lagi
            Setelah selesai pertemuan agroekosistem, peserta masih tetap tinggalo di tempat untuk program sosialisasi dari tim KKN II Undip. Sosialisasi kali ini melanjutkan sosialisasi analisis TOWS yang dari dua pertemuan lalu, dan sosialisasi mengenai agrobisnis dan peluang pengembanganya. Program analisis TOWS menyimpulkan tentang hasil diskusi kelompok minggu lalu yang mana masing-masing kelompok membawa pulang formulir TOWS. Sosialisasi agrobisnis dan peluang pengembanganya dilaksanakan seperti sharing dan berbagi pengalaman tentang pengetahuan agrobisnis dan inovasi usaha agrobisnis (seperti wisata dan restaurant di tengah lahan agrobisnis)

            Program-program kami diatas mendapatkan respond yang positif dari warga desa. Bahkan para warga desa sangat mengharapkan bantuan kami untuk membantu pengembangan Desa Tangkil Kulon ini. Kami juga akan berusaha semaksimal mungkin agar kami dapat benar-benar membantu warga desa dan memiliki pengaruh untuk pengembangan desa ini